Inside of West Sumatera: Menikmati Wisata Iconic dan Kawasan Pecinan Di Kota Bandar Lampung
Yang Paling Dicari
Selasa, 15 November 2016

Menikmati Wisata Iconic dan Kawasan Pecinan Di Kota Bandar Lampung

 iconic, pecinan, lampung

Menikmati Wisata Iconic dan Kawasan Pecinan Di Kota Bandar Lampung - Bandar Lampung sebagai ibukota Provinsi Lampung kini makin berbenah untuk meningkatkan potensi pariwisatanya. Dengan banyaknya kekayaan alam seperti pantai, sudah sewajarnya Lampung menjadikan pariwisata sebagai daya tarik sehingga bisa menyamai Bali dan Lombok yang juga terkenal dengan wisata pantainya.

Perkembangan ini terlihat dengan bertambahnya jumlah hotel berbintang di Lampung. Salah satu yang sangat mencolok adalah adanya jaringan hotel Novotel di Kota Bandar Lampung. Hotel yang berada di Jl. Gatot Subroto No. 136 Bumi Waras, Teluk Betung, Bandar Lampung ini berada di perbukitan sehingga mempunyai view laut dan perkotaan.

Wow...view laut untuk hotel yang berada di perbukitan memang keren. Bali sudah banyak mempunyai hotel model begini. Jadi teringat Danau Tarusan Kamang Bukittinggi yang syahdu, coba Novotel juga membuka hotelnya diperbukitan sekitar dnau, dijamin pasti banyak yang honeymoon disana.

Letaknya yang strategis dan dekat dengan pusat kota menjadi daya tarik lain dari hotel ini. Kerja sama dengan online travel agent untuk pemesanan hotel akan memudahkanmu untuk memesan kamar. Kamu bisa memesan Novotel Lampung di Traveloka, salah satu OTA (Online Travel Agent) yang memberikan garansi harga terbaik.
 Photoright: accorhotels.com


Wisata yang bisa kamu kunjungi di sekitar Kota Bandar Lampung pun beragam. Dengan demikian, kamu bisa menghemat waktu sekaligus menikmati keunikan kota yang hanya berjarak  dua jam dari Pelabuhan Bakauheni. Berikut beberapa rekomendasi wisata di dalam kota:

1.    Menara Siger
Photoright: bandarlampungku.com

Jika kamu berkunjung ke Kota Bandar Lampung via Pelabuhan Bakauheni, kamu akan melihat menara ini dari kejauhan. Letaknya yang berada di perbukitan menjadikan menara Siger yang merupakan lambang provinsi ini sangat mencolok sekaligus sebagai ungkapan selamat datang dan menjadi titik kilometer nol selatan Sumatera.

Menara ini memiliki bentuk sembilan kerucut yang berwarna kuning keemasan yang unik dan berderet memanjang. Jika kamu perhatikan siger sendiri merupakan mahkota yang biasa digunakan oleh pengantin wanita Lampung. Pucuknya yang berjumlah sembilan merupakan simbol sembilan bahasa yang ada di dalam masyarakat Lampung.

Desain menara ini dilakukan oleh seorang arsitek asli Lampung dengan konstruksi bangunan yang tahan akan terpaan angin dan gempa karena berada di ketinggian 110 meter di atas permukaan laut. Ornamen yang terdapat pada interior dan eksterior bangunan menggunakan motif kain tapis yang juga menjadi ciri khas Provinsi Lampung.


2.    Kota Tua Teluk Betung

Setiap kota memiliki sejarah atas perkembangan dan perubahan yang terjadi. Begitu juga halnya dengan Teluk Betung, sebuah kecamatan yang berjarak kurang lebih 20 menit dari Kota Bandar Lampung. Sebagai kota pesisir sekaligus kota tertua di Bandar Lampung, Teluk Betung menyimpan pesona sejarah yang masih bisa disaksikan dalam bentuk bangunan-bangunan kuno yang masih terjaga.

Kota ini juga menjadi kota perdagangan utama dan sempat hancur oleh letusan Gunung Krakatau yang berada tepat di depannya di tahun 1883. Dengan pelabuhan nelayan yang menjadi legenda kemajuan ekonomi Lampung, Teluk Betung telah dikenal sejak tahun 1839 oleh pedagang Bugis, Jawa, Aceh dan Palembang.

Teluk Betung merupakan sebuah tempat bagi akulturasi budaya dan keragaman agama. Di tempat ini kamu bisa menyaksikan bangunan ibadah yang lokasinya berdekatan. Selain itu, arsitekturnya menunjukkan akulturasi budaya yang cantik seperti Gereja Bethel yang kental dengan seni Eropa pada bangunannya.
Vihara Thay Bhin Hio menjadi ikon tempat ini dengan cat merah dan ornamen naga di pintu gerbang dan pilar-pilarnya. Rumah ibadah Konghucu ini memberi kesan seolah-olah kamu sedang berada di negeri Tiongkok karena daerah ini merupakan kawasan pecinan Bandar Lampung.


Photoright: duniaindra.com

Nikmati keindahan bangunan bersejarah dengan ornamen khas yang didominasi warna merah menyala di setiap sudut kawasan ini. Gedung-gedung yang berfungsi sebagai toko sekaligus tempat tinggal ini sebagian dimiliki oleh warga keturunan yang menjual produk khas Lampung.

Salah satunya adalah toko manisan Yen Yen yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Lampung. Toko ini berada di Jl. Ikan Kakap No. 86 Teluk Betung yang menjual aneka jajanan khas Lampung seperti keripik pisang dengan berbagai varian, manisan buah, lempok dan tidak ketinggalan kopi Lampung.


Photoright: lampung.tribunnews.com

Dengan dukungan pemerintah daerah, keunikan sejarah dan bangunan tua kota ini dapat dikembangkan menjadi wisata pecinan di Bandar Lampung seperti halnya di Jakarta. Selain itu, pesisir Teluk Lampung yang berada tidak jauh dari pecinan ini menjadi daya tarik wisata lainnya yang tidak kalah menarik.

                                                                                     
                                                                                       ***

6 komentar:

  1. Aih keren nih Lampung..semoga kapan-kapan ada rejeki jalan-jalan ke sana :)

    BalasHapus
  2. Baca ini jadi ngiler pengen ke Lampung, aku belum pernah kesana nih, huhuhu.

    BalasHapus
  3. Pernah dikasih Tunjuk sama Mas Yoppie Pangkey yang punya akun @KelilingLampung tentang Menara Siger. Belum sempat mengunjunginya padahal sudah berada di Bandar Lampung Agustus lalu.

    BalasHapus
  4. Belum pernah ke Lampung, ternyata banyak tempat yang menarik ya...

    BalasHapus
  5. Saya juga belum pernah ke Bandar Lampung, mentok terjauh di Indonesia ya ke Bali, kalau ke LN ya ke Hongkong hehehe
    kapan2 ajak2 kak.

    BalasHapus
  6. Lampung, kapan-kapan mesti ke sana, mau nikmatin alamnya. Thanks for sharing btw

    salam,
    syanu

    BalasHapus